Loading...

Keranjang

Review pesanan Anda
1
Review
2
Bayar
3
Konfirmasi
Total TagihanSekali Bayar
Rp 0
Notifikasi
Space Iklan
160 x 600
(Kiri)
Space Iklan
160 x 600
(Kanan)

Ngeri! Pulang Kerja, Punggung Wanita di Makassar Tiba-tiba Tertancap Anak Panah

MAKASSAR, Pikiransuper.co.id – Nasib nahas menimpa seorang karyawati swasta di Kota Makassar. Saat tengah fokus berkendara untuk pulang ke rumah, punggungnya tiba-tiba terasa perih dan berat. Sebuah anak panah misterius telah menancap di tubuhnya, mengubah malam yang tenang menjadi teror mencekam di tengah jalan.

Peristiwa kejahatan jalanan yang meresahkan ini terjadi di ruas Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, pada Senin (22/9/2025) malam, sekitar pukul 21.30 WITA.

Korban yang diketahui berinisial SR (26) langsung menghentikan laju sepeda motornya sambil menahan sakit dan syok.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Irsan (34), korban awalnya terlihat melaju dengan kecepatan sedang sebelum tiba-tiba oleng dan menepi.

"Saya kira bannya kempes atau kenapa. Pas saya samperin, dia (korban) sudah menangis sambil bilang 'Tolong pak, punggung saya sakit sekali'. Pas saya lihat, astaga, ada busur menancap," ujar Irsan kepada tim Pikiransuper.co.id, Selasa (23/9/2025).

Warga sekitar yang melihat kejadian itu pun langsung berkerumun untuk memberikan pertolongan pertama dan segera menghubungi pihak berwenang. Korban SR segera dilarikan ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

"Korban langsung kami bawa ke RS Wahidin Sudirohusodo karena anak panahnya harus dicabut lewat prosedur medis yang benar," tambah Irsan.

Polisi Buru Pelaku

Tim dari Polsek Tamalanrea dan Satreskrim Polrestabes Makassar yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dan meminta keterangan dari beberapa saksi.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol I Gede Agung, menyatakan pihaknya sangat serius menangani kasus ini dan telah membentuk tim khusus untuk memburu pelaku.

"Ini adalah tindakan biadab yang tidak bisa ditolerir. Kami sudah mengantongi beberapa ciri-ciri pelaku berdasarkan keterangan saksi. Tim Jatanras sedang bergerak di lapangan untuk melakukan pengejaran," tegas Kompol Gede Agung.

Pihak kepolisian menduga pelaku berjumlah dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor matic. Aksi ini diduga merupakan tindakan acak yang bertujuan untuk menciptakan teror dan keresahan di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, korban SR dilaporkan dalam kondisi sadar dan stabil setelah anak panah berhasil diangkat dari punggungnya. Namun, ia masih mengalami trauma berat akibat kejadian tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau warga Makassar untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara sendirian di malam hari dan di lokasi yang sepi.

App Icon
Install Pikiran Super Akses lebih cepat & hemat kuota.