Loading...

Keranjang

Review pesanan Anda
1
Review
2
Bayar
3
Konfirmasi
Total TagihanSekali Bayar
Rp 0
Notifikasi
Space Iklan
160 x 600
(Kiri)
Space Iklan
160 x 600
(Kanan)

QRIS: Panduan Lengkap Transaksi Digital di Era Modern Indonesia

Stand QRIS Pikiran Super untuk pembayaran digital, diletakkan di atas meja kerja modern di samping MacBook, iPhone, dan tumpukan buku finansial.

Di tengah pesatnya laju ekonomi digital Indonesia, satu nama yang tak henti menjadi perbincangan dan andalan dalam setiap transaksi adalah QRIS. Mulai dari kedai kopi di sudut jalan hingga gerai ritel ternama, kode QR hitam putih ini telah menjadi pemandangan umum yang merevolusi cara masyarakat bertransaksi. Bagi Anda yang bergelut di dunia bisnis atau sekadar ingin menikmati kemudahan pembayaran digital, memahami QRIS secara menyeluruh adalah sebuah keharusan.

Artikel ini akan mengupas tuntas segala hal tentang QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), mulai dari definisi, cara kerja, manfaat bagi konsumen dan pelaku usaha, hingga panduan pendaftarannya. Mari selami lebih dalam standar pembayaran digital nasional yang menjadi gerbang menuju efisiensi dan inklusi keuangan di Indonesia.

Apa Itu QRIS? Standar Tunggal Pembayaran Digital

QRIS adalah singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard. Secara sederhana, QRIS merupakan standar kode QR nasional yang diluncurkan oleh Bank Indonesia (BI) bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) pada 17 Agustus 2019. Tujuannya adalah untuk mengintegrasikan seluruh metode pembayaran non-tunai di Indonesia.

Sebelum adanya QRIS, setiap penyedia jasa sistem pembayaran (PJSP) seperti GoPay, OVO, DANA, LinkAja, atau mobile banking memiliki kode QR-nya sendiri. Hal ini merepotkan pelaku usaha (merchant) karena harus memajang banyak kode QR di meja kasir. Dengan QRIS, cukup satu kode QR saja yang dapat dipindai oleh semua aplikasi pembayaran yang telah terdaftar di Bank Indonesia.

Prinsip utama di balik QRIS terangkum dalam akronim UNGGUL, yang berarti:

  • Universal: Dapat digunakan untuk semua transaksi pembayaran domestik.

  • GampanG: Mudah dan praktis bagi pengguna dan merchant.

  • Untung: Efisien karena hanya menggunakan satu kode QR.

  • Langsung: Transaksi berlangsung cepat dan seketika.

Cara Kerja QRIS yang Simpel dan Cepat

Mekanisme transaksi menggunakan QRIS sangatlah mudah. Prosesnya hanya melibatkan beberapa langkah sederhana:

  1. Pindai (Scan): Pengguna membuka aplikasi pembayaran pilihan mereka (e-wallet atau mobile banking) dan memilih fitur "Bayar" atau "Pindai QR".

  2. Masukkan Nominal: Arahkan kamera ponsel ke kode QRIS yang disediakan oleh merchant. Tergantung jenis QRIS-nya (statis atau dinamis), pengguna mungkin perlu memasukkan nominal pembayaran secara manual.

  3. Otentikasi: Pengguna melakukan otentikasi transaksi, biasanya dengan memasukkan PIN, sidik jari, atau metode keamanan lainnya.

  4. Notifikasi: Setelah berhasil, baik pengguna maupun merchant akan menerima notifikasi bahwa transaksi telah selesai. Dana akan langsung masuk ke rekening merchant.

Terdapat dua jenis QRIS yang umum digunakan:

  • QRIS Merchant Presented Mode (MPM): Kode QR disediakan oleh merchant. Tipe ini ada dua, yaitu statis (satu QR code untuk semua transaksi, biasanya dipajang di kasir) dan dinamis (QR code unik yang dihasilkan untuk setiap transaksi, nominal sudah tercantum).

  • QRIS Customer Presented Mode (CPM): Pengguna yang menunjukkan kode QR dari aplikasi pembayarannya untuk dipindai oleh mesin scanner merchant. Mode ini lebih jarang ditemui dan biasanya digunakan oleh merchant besar dengan volume transaksi tinggi.

Keuntungan Menggunakan QRIS: Manfaat untuk Semua

Kehadiran QRIS membawa angin segar bagi ekosistem pembayaran digital, memberikan keuntungan signifikan baik bagi konsumen maupun pelaku usaha.

Bagi Konsumen:

Bank Indonesia merangkum manfaat bagi konsumen dengan akronim CEMUMUAH (Cepat, Mudah, Murah, Aman, Handal).

  • Cepat & Praktis: Transaksi menjadi lebih efisien tanpa perlu membawa uang tunai atau menunggu kembalian.

  • Mudah: Cukup dengan satu aplikasi pembayaran di ponsel, transaksi di berbagai merchant dapat dilakukan.

  • Murah: Konsumen tidak dikenakan biaya tambahan untuk transaksi menggunakan QRIS.

  • Aman: Semua PJSP penyelenggara QRIS telah mendapat lisensi dan diawasi langsung oleh Bank Indonesia.

  • Handal: Seluruh riwayat transaksi tercatat secara otomatis, memudahkan pengelolaan keuangan pribadi.

Bagi Pelaku Usaha (Merchant):

  • Meningkatkan Potensi Penjualan: Menerima pembayaran dari berbagai aplikasi memudahkan pelanggan untuk bertransaksi, apapun e-wallet atau mobile banking yang mereka gunakan.

  • Praktis dan Efisien: Cukup satu kode QR untuk semua pembayaran, membuat area kasir lebih rapi dan proses transaksi lebih cepat.

  • Mencegah Uang Palsu: Transaksi digital menghilangkan risiko menerima pembayaran dengan uang palsu.

  • Pencatatan Otomatis: Seluruh transaksi tercatat secara digital, memudahkan proses pembukuan dan analisis keuangan bisnis.

  • Membangun Profil Kredit: Riwayat transaksi yang tercatat rapi dapat memudahkan merchant, terutama UMKM, saat mengajukan pembiayaan ke lembaga keuangan.

Cara Mendapatkan QRIS untuk Usaha Anda

Mendaftar QRIS

Mendaftarkan usaha Anda untuk memiliki QRIS kini semakin mudah. Berikut adalah langkah-langkah umum yang perlu Anda ikuti:

  1. Pilih PJSP Penyelenggara QRIS: Anda dapat Mendaftar QRIS disini atau melalui berbagai bank atau lembaga non-bank (e-wallet) yang telah terdaftar sebagai penyelenggara QRIS. Pilihlah PJSP yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

  2. Siapkan Dokumen yang Diperlukan: Dokumen yang dibutuhkan biasanya meliputi:

    • Untuk Usaha Perseorangan: KTP pemilik usaha dan NPWP (jika ada).

    • Untuk Usaha Berbadan Hukum: KTP direksi/pejabat berwenang, NPWP perusahaan, dan dokumen legalitas usaha seperti Akta Pendirian dan NIB (Nomor Induk Berusaha).

  3. Lakukan Pendaftaran: Kunjungi kantor cabang PJSP terdekat atau lakukan pendaftaran secara online melalui situs web atau aplikasi merchant yang disediakan. Isi formulir pendaftaran dan unggah dokumen yang diperlukan.

  4. Proses Verifikasi: PJSP akan melakukan verifikasi terhadap data dan dokumen yang Anda serahkan.

  5. Dapatkan QRIS Anda: Setelah verifikasi berhasil, Anda akan mendapatkan National Merchant ID (NMID) dan cetakan kode QRIS yang siap digunakan untuk menerima pembayaran.

Biaya dan Perkembangan Terbaru QRIS

Penting bagi merchant untuk mengetahui tentang Merchant Discount Rate (MDR), yaitu biaya yang dikenakan oleh PJSP kepada merchant untuk setiap transaksi QRIS. Peraturan Bank Indonesia menetapkan tarif MDR yang berbeda-beda tergantung kategori usaha. Untuk usaha mikro (UMI), tarif MDR yang berlaku adalah 0,3%.

Kabar baiknya, untuk mendorong daya beli masyarakat, per 1 Desember 2024, Bank Indonesia akan membebaskan biaya MDR untuk transaksi hingga Rp 500.000 pada merchant usaha mikro.

QRIS juga terus berinovasi. Kini telah hadir QRIS Lintas Negara (Cross-border) yang memungkinkan pengguna dari Indonesia untuk bertransaksi menggunakan QRIS di negara lain seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura, dan akan segera menyusul di Jepang dan Tiongkok. Inovasi lainnya adalah QRIS TTM (Tanpa Tatap Muka) untuk pembayaran jarak jauh dan QRIS Tarik Tunai, yang memungkinkan pengguna menarik uang tunai di merchant yang menjadi agen.

Kesimpulan: QRIS adalah Masa Depan Transaksi Indonesia

QRIS bukan lagi sekadar alternatif, melainkan telah menjadi tulang punggung transaksi digital di Indonesia. Dengan kemudahan, keamanan, dan efisiensi yang ditawarkan, QRIS berhasil mendorong inklusi keuangan hingga ke lapisan UMKM dan memberdayakan ekonomi digital secara masif. Bagi konsumen, ini adalah era baru kemudahan bertransaksi. Bagi pelaku usaha, ini adalah gerbang untuk berkembang, menjangkau lebih banyak pelanggan, dan mengelola bisnis dengan lebih modern. Mengadopsi QRIS adalah langkah cerdas untuk menjadi bagian dari masa depan ekonomi Indonesia yang semakin digital.

App Icon
Install Pikiran Super Akses lebih cepat & hemat kuota.