Loading...

Keranjang

Review pesanan Anda
1
Review
2
Bayar
3
Konfirmasi
Total TagihanSekali Bayar
Rp 0
Notifikasi
Space Iklan
160 x 600
(Kiri)
Space Iklan
160 x 600
(Kanan)

Gema Protes di PBB: Ratusan Delegasi Termasuk Indonesia Walk Out Saat Pidato Netanyahu, Kemerdekaan Palestina Menggema

Ilustrasi: Pemandangan dramatis saat sebagian besar kursi delegasi kosong sebagai bentuk protes terhadap pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Sidang Umum PBB ke-80, New York. (Foto: AP/Reuters)

Ilustrasi: Pemandangan dramatis saat sebagian besar kursi delegasi kosong sebagai bentuk protes terhadap pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Sidang Umum PBB ke-80, New York. (Foto: AI Generated)

NEW YORK, PIKIRANSUPER.CO.ID – Pemandangan dramatis tersaji di panggung diplomatik tertinggi dunia. Ratusan delegasi, termasuk perwakilan dari Indonesia, serentak meninggalkan ruangan (walk out) saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidatonya di Sidang Umum PBB ke-80, Jumat (26/9/2025).

Aksi protes massal ini menjadi puncak dari ketegangan yang menyelimuti markas PBB di New York, di mana isu kemerdekaan Palestina menjadi sorotan utama dan kecaman terhadap agresi militer Israel di Gaza terus menggema.

Detik-detik Aksi Walk Out di Pidato Netanyahu

Sesaat setelah nama Benjamin Netanyahu dipanggil untuk naik ke podium hijau ikonik PBB, para diplomat dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Liga Arab, dan Gerakan Non-Blok (GNB) langsung berdiri dari kursi mereka. Tanpa sepatah kata, mereka berjalan keluar dari Ruang Sidang Umum, meninggalkan Netanyahu berbicara di hadapan aula yang sebagian besar kosong.

Tindakan ini merupakan simbol penolakan keras terhadap narasi Netanyahu yang dianggap membela agresi brutal di Gaza, yang telah merenggut lebih dari 65.000 nyawa warga Palestina.

Sikap Tegas Indonesia: Dari Pidato Prabowo Hingga Aksi di Aula

Indonesia menunjukkan konsistensi dan kepemimpinan dalam membela Palestina di panggung dunia. Partisipasi delegasi Indonesia dalam aksi walk out ini mempertegas sikap yang telah disampaikan dengan lantang oleh Presiden Prabowo Subianto beberapa hari sebelumnya.

Dalam pidatonya yang menuai pujian internasional, Presiden Prabowo menawarkan visi diplomasi yang jelas:

“Kita harus menjamin negara Palestina. Tetapi Indonesia juga menyatakan bahwa begitu Israel mengakui kemerdekaan dan kenegaraan Palestina, Indonesia akan segera mengakui Negara Israel,” tegas Presiden Prabowo.

Pernyataan ini, yang bahkan sempat disinggung oleh Netanyahu dalam pidatonya sebagai "pertanda masa depan", ditegaskan kembali oleh Menteri Luar Negeri Sugiono. Menlu Sugiono menyatakan bahwa syarat utama dari visi tersebut tetap tidak berubah: pengakuan penuh atas kedaulatan Palestina.

Isi Pidato Netanyahu yang Memicu Protes Massal

Di hadapan kursi-kursi kosong, Netanyahu menyampaikan pidato yang menantang dan tanpa kompromi. Beberapa poin utamanya antara lain:

  • Menolak Solusi Dua Negara: Ia secara eksplisit menolak gagasan berdirinya negara Palestina yang merdeka.

  • Mengecam Pengakuan Palestina: Negara-negara yang baru-baru ini mengakui Palestina disebutnya telah membuat "keputusan memalukan".

  • Menyangkal Genosida: Ia mencoba membenarkan operasi militer Israel di Gaza dan menolak keras tuduhan kejahatan perang dan genosida.

  • Sumpah Melanjutkan Perang: Netanyahu berjanji untuk "menyelesaikan pekerjaan" di Gaza hingga tuntas.

Pidato ini semakin memperkuat alasan para delegasi untuk meninggalkan ruangan, menunjukkan bahwa komunitas internasional sudah tidak lagi bisa mentolerir narasi sepihak Israel.

Isolasi Diplomatik dan Kemenangan Moral Palestina

Insiden pidato Netanyahu walkout ini lebih dari sekadar aksi protes. Ini adalah cerminan dari semakin dalamnya isolasi diplomatik yang dialami Israel. Di saat yang sama, ini menjadi kemenangan moral bagi perjuangan kemerdekaan Palestina, yang mendapat dukungan luas dalam Sidang Umum PBB ke-80 melalui pengesahan "Deklarasi New York" yang pro-solusi dua negara.

Sikap tegas Indonesia, yang diwujudkan melalui pidato Presiden Prabowo dan partisipasi dalam aksi walk out, menempatkan Tanah Air sebagai pemain kunci dalam upaya global mewujudkan perdamaian dan keadilan bagi rakyat Palestina.

App Icon
Install Pikiran Super Akses lebih cepat & hemat kuota.